SEMARANG — SMK Muhammaadiyah 1 Semarang mengadakan Sosialisasi dan Workshop Penerapan Sekolah Bebas Perundungan SMK Pusat Keunggulan. Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan pembicara dari unsur TNI. Tujuannya, memberikan kesadaran tentang unsur perundungan, aksi perundungan, dan pencegahan perundungan yang ada di lingkungan Sekolah.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Muhmmadiyah 1 Semarang, Yuliati mengatakan, peserta didik sering menganggap bercanda tetapi sebenarnya perundungan. Maka, kontrol menjadi penting untuk mencegahnya.

“Mungkin anggapan guyonan, padahal bullying. Kan bisa mencederai mental. Perundungan bisa terjadi ditingkat SMP dan SMK. Makannya perlu sosialisasi seperti  ini, jadi salah satu program,” kata dia, Kamis (7/10/2021).

Bintara Tinggi Seksi Operasi Kodim 0733 Kota Semarang, Ally Mas Rochan mengatakan, menjadikan kelemahan bukan kekurangan tetapi kekuatan agar kelemahan bukan lagi menjadi objek perundungan.

“Jangan jadikan kekurangan itu kelemahan sampai tekanan batin hingga dibawa mati. Tapi kekurangan itu jadi kekuatan,” kata dia.

Menurutnya, bullying atau perundungan adalah tindakan perorangan atau kelompok yang dilakukan secara fisik, verbal, dan emosional. Biasanya dilakukan yang kuat kepada yang lemah. Unsur – unsurnya ada niat mencederai, ancaman lebih lanjut, dan terror.

“Secara garis besar, orang dirundung pasti yang kecil, lemah, dan tidak pintar yang jumlahnya sedikit. Mereka membullying kalau ada temannya. Jangan seperti itu ya, siapa tahu teman di depan, kanan, kiri dan belakang akan menentukan kesuksesan kamu. Jadilah orang baik, nanti banyak teman,” imbuhnya.

Cara mencegahnya, lanjut dia, dengan meningkatkan sikap baik, ramah tamah, menghormati, dan menghargai. Kalau ada teman yang terkena bullying, dapat dibantu dan jangan dijauhi. Adakan pelatihan guru tentang perundungan. Bisa juga koordinasi orang tua dengan pihak sekolah.

“Konsultasikan dengan guru. Apapun masalahmu. Jangan dipikir lama-lama. Pakai sistem setia kawan. Kalau senang, senang semua pas sakit, sakit semua,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan