SEMARANG – SMK Muhammadiyah 1 Semarang mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Papillon Studio mengembangkan IP (Intellectual Properties) karakter Mak Irits menjadi Animasi 2D. Prosesnya, mulai produksi pembuatan karakter animasi 2D sampai pemasarannya. Selain itu, dapat menjadi sarana pembelajaran yang sesuai standar industri.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Nur Indah Yuniati mengatakan, kerjasama ini akan menjadi nilai tambah (benefit) dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Pastinya kerjasama saling menguntungkan. Apalagi peserta didik tahu bagaiamana cara bekerja sesuai standar industri dari produksi sampai pemasarannya,” kata Dia, Senin (11/10/2021)

Kerjasama ini, lanjut dia, selain bidang pendidikan juga bidang sosial yaitu membantu mempromosikan produk UMKM. Terlebih, saat pandemi produk UMKM banyak yang penjualannya menurun. Nantinya, produk UMKM dibantu IP karakter Mak Irits mempromosikan lewat media sosialnya.

“Bidang sosial dan bidang ekonomi juga jadi nilai tambah buat kita. Penjualan jasa Animasi 2D masih jarang,” imbuhnya.

CEO Papillon Studio, Burhan Arif mengatakan, sudah sejak lama Papillon Studio ingin mengembangkan IP karakter Mak Irits dalam bentuk konten animasi.

“Kesempatan ini, kami bersyukur bertemu dengan SMK Muhammadiyah 1 Semarang yang memiliki visi dan misi sama dengan Papillon Studio,” kata Dia.

Hal itu, lanjut dia, pengembangan industri berbasis projek. Proses produksi dan sistem kerja sesuai dengan standar industri. Nanti akan melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) animator yang dapat bekerja di industri konten kreatif animasi.

“Kami berharap dari SMK akan melahirkan SDM animator yang siap untuk masuk industri animasi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan