SEMARANG — SMK Muhammadiyah 1 Semarang launching product pengembangan animasi 2D karakter IP (Intelectual Property) Mak Irits saat acara “Launching Product New Teaching Factory 2021” di Jakarta. Tujuannya, untuk memperkenalkan produk dan memasarkan pada masyarakat.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Nur Indah Yuniati mengatakan, launching product animasi 2D IP Mak Irits sebagai media pembelajaran peserta didik sesuai standar industri.

“Kami kenalkan produk 2D animasi Mak Irits sebagai media promosi UMKM. Ini juga media pembelajaran peserta didik sesuai standar industri,” kata Dia, Rabu (15/12/2021).

Launching product bersama 60 SMK terpilih dilakukan di SMK 57 Jakarta oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ir. Suharti,  M.A, Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D, Direktur SMK, Dr. Wardani Sugiyanto, M.Pd serta dihadiri berbagai mitra industri.

“Alhamdulillah, pastinya senang jadi 60 SMK Se-Indonesia yang terpilih. Tapi ini baru awal untuk menjajaki kerjasama lainnya. Bagaimana saling menguntungkan antara kami dan UMKM,” imbuhnya

Diketahui, SMK yang mendaftar program New Tefa 2021 sebanyak 949, lalu seleksi tahap 1 mendapatkan 120 SMK, dan seleksi tahap 2 mendapatkan 60 SMK yang terpilih. SMK Muhammadiyah 1 Semarang terpilih menjadi salah satu dari 60 SMK Se-Indonesia.

“Semoga karya SMK Muhammadiyah 1 Semarang jurusan Animasi bisa diterima di masyarakat dan bermanfaat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan