
Menanggapi gencatan senjata yang telah disepakati antara Israel dan Hamas, puluhan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah 1 Semarang menggelar aksi peduli Gaza untuk menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina yang telah lama menderita. Aksi tersebut diselenggarakan pada Selasa (14/10/2025) di Taman Indraprasta Semarang dengan menghadirkan berbagai kegiatan.
Kegiatan ini dimulai dengan rangkaian orasi menyuarakan kepedulian terhadap kondisi saudara-saudara Muslim di Gaza. Para pelajar memberikan pidato yang menyentuh hati, menyampaikan pesan tentang pentingnya solidaritas dan empati terhadap krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.
Selain orasi, kegiatan ini juga menampilkan pembacaan puisi yang dibacakan oleh Afrila, salah satu pelajar berbakat IPM. Puisi yang dibawakan mengangkat tema perjuangan, harapan, dan doa untuk saudara-saudara yang sedang berduka di Gaza.
Tim IPM juga menyiapkan berbagai spanduk berisi pesan peduli terhadap Palestina, Spanduk-spanduk tersebut tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai situasi terkini di Gaza dan pentingnya memberikan dukungan kemanusiaan.
Komitmen IPM terhadap aksi peduli Gaza diwujudkan melalui program penggalangan dana yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Respon yang luar biasa dari seluruh komponen sekolah, baik siswa, guru, maupun karyawan, menghasilkan dana yang jumlahnya menyentuh jutaan rupiah.
Sebagai bentuk komitmen dalam menyalurkan bantuan secara profesional dan tepat sasaran, seluruh dana hasil penggalangan diserahkan kepada Lazismu (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah). Organisasi amal ini telah memiliki jaringan kerja sama yang kuat dengan perwakilan di Palestina, memastikan bahwa bantuan dapat sampai langsung kepada mereka yang membutuhkan. Pihak LAZISMU menerima penyerahan dana dengan penuh apresiasi terhadap dedikasi pelajar SMK Muhammadiyah 1 Semarang. Mereka menjamin bahwa setiap rupiah yang diberikan akan digunakan secara optimal untuk membantu rakyat Palestina.
Aksi peduli Gaza yang digelar IPM SMK Muhammadiyah 1 Semarang ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan manifestasi dari nilai-nilai Muhammadiyah yang menekankan amar makruf nahi mungkar (menyuruh kebaikan dan mencegah kemungkaran) serta kepedulian sosial terhadap sesama umat manusia. Mereka juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menginspirasi komunitas lain untuk terus mendukung gerakan kemanusiaan dan menunjukkan bahwa solidaritas generasi muda terhadap perjuangan rakyat Palestina tetap kuat dan berkelanjutan.
“Meskipun kita di sekolah, kita tetap bisa menyuarakan dan tetap bisa mendukung saudara-saudara kita di Gaza,” ujar Nasywa sebagai salah satu pengurus IPM dengan penuh semangat. Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen generasi muda untuk tetap aktif dalam aksi kemanusiaan dan solidaritas, tanpa terkendala oleh posisi mereka sebagai pelajar.