Semarang – Turnamen tenis meja ganda antar Persatuan Tenis Meja (PTM) se-Kota Semarang bertajuk MUHDI CUP 2025 sukses digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) lantai 3 SMK Muhammadiyah 1 Semarang.
Turnamen ini diikuti oleh 80 pasangan yang berasal dari 25 PTM atau klub tenis meja yang ada di Kota Semarang. Antusiasme peserta dan penonton terlihat sejak pagi hingga pertandingan final yang berakhir pada pukul 20.30 WIB.
Kegiatan ini secara resmi dibuka dalam sebuah upacara pembukaan yang dihadiri oleh Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Semarang, Drs. Sutarti, MM. Pembukaan dilakukan secara simbolik dengan service atau pukulan pertama, layaknya kick off dalam pertandingan sepak bola, sebagai tanda dimulainya turnamen.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Lukman Hakim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MUHDI CUP 2025 merupakan pelaksanaan yang kedua, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun SMK Muhammadiyah 1 Semarang.
“Turnamen ini kami selenggarakan sebagai bentuk kontribusi sekolah dalam menghidupkan olahraga masyarakat, khususnya tenis meja. Alhamdulillah, respons dan animo sangat luar biasa,” ungkap Lukman.
Ia menjelaskan bahwa panitia membatasi jumlah peserta hanya 80 pasangan agar pelaksanaan tetap efektif dan pertandingan dapat selesai tepat waktu. Dengan penggunaan empat meja pertandingan, turnamen dapat berjalan lancar hingga malam hari.
Setelah melalui pertandingan yang ketat dan penuh sportivitas, berikut para pemenang MUHDI CUP 2025:
Juara 1: Pasangan Makmun dan Firman dari PTM BSM
Juara 2: Pasangan Morits dan Nipan dari PTM Paragoni
Juara 3: Pasangan Yudi Kekek dan Zaenal dari PTM ITTC SMK Muhammadiyah 1 Semarang
Juara 4: Pasangan Helmi dan Jarwo dari PTM 57
Turnamen ditutup dengan harapan besar dari pihak sekolah.
“Semoga turnamen tahun depan bisa terlaksana lebih besar, lebih meriah, dan dengan hadiah yang lebih banyak, sehingga MUHDI CUP benar-benar menjadi agenda tahunan kebanggaan bersama,” pungkas Lukman.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar komunitas tenis meja di Kota Semarang serta memperkuat peran SMK Muhammadiyah 1 Semarang sebagai sekolah yang aktif mendukung prestasi dan kebugaran masyarakat.