Semarang, 24 April 2025 — SMK Muhammadiyah 1 Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan menggelar Pagelaran Seni Budaya Tradisional Nusantara yang ke-3. Acara ini diselenggarakan di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah.


Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, LSBO PWM Jawa Tengah, Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Semarang, pengawas SMK, Ketua Forum Komunikasi ormas Semarang Bersatu (FKSB), Dewan Pendidikan Kota Semarang, serta Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, SS, MM.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran stand bazar dari pelaku UMKM, sektor perbankan, serta kuliner khas Nusantara yang menarik minat para pengunjung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Pagelaran seni budaya ini ibarat membangun jiwa sebelum membangun raga. Berkesenian menajamkan hati dan perasaan, sementara pelajaran sains menajamkan otak dan pikiran. Inisiatif ini sangat mulia karena mengasah nurani generasi muda,” ungkap beliau.
Sementara itu, Drs. Diyana, mewakili Dewan Pendidikan Kota Semarang, menegaskan pentingnya kegiatan serupa dalam upaya membentuk karakter pelajar. “Kegiatan ini sangat relevan dalam menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya leluhur, sekaligus memperkuat profil pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek kearifan lokal dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa pagelaran ini telah menjadi agenda tahunan sekolah. “Tahun ini merupakan gelaran yang ketiga. Sebelumnya, kami telah tampil di Taman Kasmaran Kampung Pelangi dan Open Theatre Oudetrap Kota Lama. Diharapkan dengan tampil di hadapan publik, para siswa memiliki sikap mental yang positif dan percaya diri,” jelasnya.
Pagelaran seni budaya ini menjadi wujud nyata dari sinergi pendidikan dan kebudayaan, serta menjadi ruang ekspresi kreatif bagi para pelajar dalam menjaga dan meneruskan warisan budaya Nusantara