Ayahku Pahlawanku: SMK Muhammadiyah 1 Semarang Gelar Acara Spesial Hari Ayah

SMK Muhammadiyah 1 Semarang menggelar serangkaian kegiatan istimewa dalam rangka memperingati Hari Ayah pada 12/11/2025.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya peran ayah dalam keluarga dan kehidupan.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang Lukman Hakim menyampaikan bahwa, peringatan ini merupakan bagian dari program pembentukan karakter siswa yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga nilai-nilai keluarga.
“Kami ingin para siswa memahami bahwa peran ayah sangat penting dalam membentuk karakter dan masa depan mereka. Kami ingin mengingatkan bahwa peran ayah sama pentingnya dengan ibu dalam kehidupan anak-anak. Untuk itu, kami mengadakan berbagai kegiatan yang bertujuan menumbuhkan rasa apresiasi siswa kepada sosok ayah,” tambah Lukman.
Kegiatan peringatan Hari Ayah ini dikemas dalam beberapa program kreatif dan edukatif yang melibatkan seluruh siswa kelas X, XI, dan XII.

  1. Cosplay hari ayah
    Kegiatan pertama yang dilaksanakan adalah Cosplay Hari Ayah. Para siswa diminta mengenakan pakaian ayah mereka dari rumah, momen ini menuai antusiasme dari para siswa yang terlihat kompak mengenakan berbagai jenis pakaian khas ayah, mulai dari kemeja kantor, baju dinas, hingga pakaian kerja lapangan.
    “Saya jadi tahu betapa beratnya baju ayah. Belum lagi kalau pakai sepatu ayah yang besar. Jadi lebih menghargai kerja keras ayah setiap hari,” ungkap salah satu siswa.
  2. Monolog ayahku pahlawanku
    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi monolog bertema “Ayahku Pahlawanku”. Setiap siswa mendapat kesempatan untuk bercerita tentang sosok ayah mereka masing-masing. Momen ini menjadi sangat emosional ketika para siswa berbagi kisah perjuangan, pengorbanan, dan kasih sayang ayah mereka.
    Berbagai cerita menginspirasi terungkap dalam sesi ini, mulai dari ayah yang bekerja keras dari pagi hingga malam, ayah yang selalu mendukung cita-cita anak, hingga kisah ayah yang menjadi tulang punggung keluarga di tengah kesulitan.
    Momen paling menyentuh datang ketika beberapa siswa menceritakan tentang mendiang ayahnya yang telah tiada, dengan suara bergetar namun penuh keberanian, mereka menceritakan kenangan indah bersama ayah dan bagaimana ajaran-ajaran ayah masih terus mereka pegang hingga kini.
    Kegiatan ini membuka mata kami semua. Ternyata setiap ayah punya cerita heroiknya masing-masing yang mungkin jarang terungkap. Dan bagi yang ayahnya sudah tiada, ini juga menjadi momen untuk mengenang dan meneruskan nilai-nilai baik yang telah ditanamkan,” ujar salah satu guru pendamping
  3. Nobar dan bedah film
    kegiatan selanjutnya  nonton bareng (nobar) film yang berjudul “sejuta sayang untuknya” yang dilanjutkan dengan sesi bedah film. Para siswa diajak untuk menganalisis peran ayah dalam film tersebut dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata mereka.
    Sesi bedah film dipandu oleh wali kelas yang memfasilitasi diskusi mendalam tentang peran ayah dalam keluarga, tantangan yang dihadapi para ayah, serta bagaimana anak-anak bisa lebih menghargai dan membantu meringankan beban orang tua.
  4. Penampilan lagu dan puisi tentang ayah
    Puncak acara ditutup dengan penampilan lagu dan puisi dari perwakilan siswa setiap jurusan.
    Setiap penampilan mendapat sambutan meriah sekaligus mengundang haru dari para siswa yang hadir. Banyak di antara mereka yang teringat kembali pada momen-momen berharga bersama ayah mereka.
    SMK Muhammadiyah 1 Semarang berencana akan menjadikan peringatan Hari Ayah sebagai agenda rutin tahunan sekolah dengan konsep yang terus dikembangkan agar semakin bermakna bagi siswa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top