CEGAH BULLYING DIMULAI DARI DIRI SENDIRI

Istilah Bullying mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita, sebagian besar orang tau bahwa bullying atau yang biasa kita sebut perundungan merupakan tindakan penindasan yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau lebih, dengan tujuan untuk menyakiti secara fisik, psikis maupun akademis. Meski banyak orang paham bahwa bullying termasuk prilaku buruk, faktanya kasus-kasus bullying masih sering terjadi. Baik di sekolah, sosial media, lingkup masyarakat, dan yang paling mengejutkan belakangan ini adalah kasus bunuh diri seorang dokter yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anastesi di Universitas Diponegoro (Undip). Diduga kematian dokter tersebut disebabkan karena bullying.

Maraknya kasus bullying yang terjadi, sehingga kami kelas X Bisnis Digital 1 SMK Muhammadiyah 1 Semarang dalam sesi diskusi bersama guru dan teman-teman berpendapat bahwa prilaku bullying harus dicegah, dan upaya pencegahannya dapat dimulai dari diri sendiri. Mengapa dari diri sendiri, karena setiap orang memiliki potensi sebagai pelaku maupun korban bullying. Sehingga kita tidak bisa jika hanya berdiam diri menyaksikan banyaknya kasus yang terjadi akibat bullying. beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah terjadinya bullying adalah sebagai berikut:

Menghargai Orang lain

    Sikap saling menghargai harus selalu ditanamkan dalam diri kita masing-masing karena salah satu penyebab bullying adalah kurangnya sikap saling menghargai antar sesama. Jika menerima kelebihan orang lain adalah hal yang mudah, maka seharusnya memaklumi kekurangannya bukanlah hal yang susah. Bukankah diri kita juga memiliki kekurangan, tentu setiap orang berharap kekurangan yang ada pada dirinya bisa diterima dan dimaklumi oleh orang lain.

    Pepatah mengatakan perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, jadi alangkah baiknya kekurangan orang lain kita jadikan pelajaran untuk diri sendiri agar menjadi pribadi yang lebih toleran. Salah satu contoh sikap menghargai misalnya tidak menjadikan kekurangan orang lain sebagai bahan omongan, ejekan, atau hinaan.

    Belajar Mengelola Emosi

    Bullying juga disebabkan karena kemampuan mengelola emosi yang kurang baik. Selain dapat memicu prilaku bullying, pengelolaan emosi yang buruk juga dapat memicu tindakan kriminal. Seseorang yang sedang emosi bisa saja mengeluarkan kata-kata kasar, melakukan aktifitas fisik seperti memukul, bahkan banyak kasus pembunuhan yang dilatar belakangi oleh emosi. Untuk itu setiap orang harus belajar mengelola emosinya masing-masing.

    Mengelola emosi adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengelola perasaan secara efektif dalam berbagai situasi. Kemampuan untuk tetap tenang saat menghadapi situasi menegangkan yang memicu emosi negatif.

    Pengendalian emosi memungkinkan seseorang untuk merespon sesuatu dengan bijaksana, membantu menjaga hubungan lebih baik, membuat keputusan yang tepat serta menjaga kesehatan mental.

    Salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk mengendalikan emosi adalah dengan mengendalikan diri sendiri. Misalnya saat sedang marah kita mengendalikan diri untuk tidak berkata kasar, kita bisa mengalihkan fokus perhatian pada hal-hal yang membuat kita merasa lebih rileks.

    Menciptakan Pergaulan Sehat

    Pergaulan sehat tidak terbentuk sendiri, namun harus diciptakan dan di pertahankan. Pergaulan sehat merupakan hubungan yang memberi dampak positif kepada seseorang. Pastikan kita berada pada circle pertemanan sehat, yang selalu mengajak kepada kebaikan. Karena pergaulan memberi pengaruh besar terhadap karakter seseorang. Salah pergaulan bisa berakibat fatal, bahkan bisa merubah karakter yang awalnya baik menjadi buruk.

    Untuk menciptakan pergaulan sehat tentu harus ada kerja sama antar teman. Ajaklah teman untuk selalu berbuat baik, dan saling mengingatkan agar menjauhi berbagai bentuk prilaku buruk

    Nah itu dia beberapa point yang dapat kita lakukan untuk mencegah bullying. Selain tiga point diatas, tentu masih banyak cara yang dapat kita upayakan untuk mencegah bullying. Jika kamu memiliki pendapat lain tentang cara mencegah bullying, bisa ditambahkan di kolom komentar ya.

    Cegah bullying dimulai dari diri sendiri, karena kalau bukan kita siapa lagi? Dan kalau tidak dimulai dari sekarang lalu kapan lagi?

    By Bu Annisa dan X BD 1

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Scroll to Top