Semarang, 17 Maret 2025 – SMK Muhammadiyah 1 Semarang sukses menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Islam (LDKI) pada 16-17 Maret 2025 di Aula Gedung B Lantai 2, Jl. Indraprasta 37, Semarang. Acara ini bertujuan membekali para siswa dengan wawasan kepemimpinan Islami yang kokoh, terutama dalam menghadapi tantangan sosial dan organisasi.
Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. H. AM Jumai, SE., MM., dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang serta Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB). Dalam sesi materinya yang berjudul “Menyelesaikan Konflik Tanpa Berisik”, Dr. AM Jumai menekankan pentingnya pendekatan yang bijak dalam manajemen konflik, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam organisasi.

Menurutnya, konflik adalah hal yang tak terhindarkan, tetapi cara menyikapinya harus mengedepankan komunikasi yang tenang, solusi yang konstruktif, serta prinsip-prinsip Islam yang mengajarkan musyawarah dan persaudaraan. “Dalam menyelesaikan masalah, kita harus bisa berpikir jernih, tidak reaktif, dan menghindari konflik yang justru semakin memperkeruh suasana,” ujar Dr. AM Jumai.
Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta, termasuk Nur Ridlo, salah satu siswa yang mengungkapkan kesannya setelah mengikuti acara ini. “LDKI ini sangat menarik dan mencerahkan. Saya mendapat banyak ilmu tentang kehidupan, kepemimpinan, dan khususnya dalam pergaulan. Dalam menyelesaikan masalah, kita harus menerapkan prinsip 3B: Berusaha, Bersabar, dan Bertawakal,” ungkapnya.
Dengan adanya LDKI ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori kepemimpinan Islam, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini pun menjadi wadah penting dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi pemimpin berkarakter Islami di masa depan.