SMK Mutusmart Dipercaya Jadi Tuan Rumah PKTM II, Begini Keseruannya

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PDIPM) Kota Semarang, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kader Taruna Melati II (PKTM II) pada Jumat, 31/07/2026. Dalam kegiatan ini SMK Muhammadiyah 1 Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah. Bertempat di aula lantai 3, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan delegasi IPM tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kota Semarang, serta turut dihadiri delegasi IPM dari Bali dan Jogja.PKTM II menjadi momen penting bagi kader IPM untuk saling bertemu, bertukar pengalaman, dan mempererat silaturahmi antar-sekolah Muhammadiyah di Kota Semarang. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda Muhammadiyah agar semakin siap mengemban amanah organisasi di tingkat sekolah maupun daerah.Dalam sambutannya, Eko Prayitno, yang merupakan anggota Bidang Ismuba Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan waktu kebersamaan dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya bersosialisasi secara bermakna, bukan sekadar berkumpul dan membicarakan hal-hal yang tidak jelas arahnya, melainkan meluangkan waktu untuk mendiskusikan hal-hal positif serta merencanakan masa depan bersama.Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Lukman Hakim, turut memberikan sambutan dengan mengenang masa lalunya saat mengikuti PKTM II di masa muda. Ia juga mengenang sosok Slawi yang pernah menjadi panitia PKTM II, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kontribusinya bagi kaderisasi IPM.Kegiatan berlangsung interaktif, di mana para peserta aktif berbagi kendala yang dihadapi maupun pengalaman berharga selama berkiprah di IPM. Suasana diskusi yang hangat ini menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat jejaring antar kader IPM se-Kota Semarang.Melalui pelatihan ini, diharapkan para kader Taruna Melati II semakin matang dalam berorganisasi, memiliki wawasan kepemimpinan yang lebih luas, serta mampu membawa semangat positif ke sekolah masing-masing. PDIPM Kota Semarang berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kaderisasi IPM di kalangan pelajar Muhammadiyah, tidak hanya di Kota Semarang, tetapi juga mempererat hubungan dengan IPM daerah lain seperti Bali dan Jogja.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top